Kita, saat ini. Semuanya tidak terjadi begitu saja. Apa yang kita dapatkan saat ini bukanlah sesuatu yang tiba-tiba turun dari langit atau hasil sihir Pak Tarno atau Dedy Corbuzier. Apa yang terjadi pada diri kita saat ini bukanlah sebuah kebetulan. Diri kita saat ini adalah hasil dari apapun pilihan di masa lalu. Serangkaian pilihan yang kita ambil di masa lalu-lah yang membawa kita pada saat ini.
Kalau pilihan-pilihan itu membawa kita ke masa kini yang lebih baik, selamat!!! Anda sudah membuat serangkaian pilihan yang benar. Namun jika keadaan kita sekarang tidak seperti harapan, tidak ada gunanya juga menyalahkan atau menyesali masa lalu. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah tetap melanjutkan hidup dengan membuat pilihan-pilihan untuk masa yang akan datang.
Sebenarnya tidak ada pilihan yang salah. Semua pilihan mengandung konsekuensinya masing-masing. Atas hasil buruk yang terjadi, kadang kita hanya melihat satu sisi dari akibat atas kemungkinan yang kita ambil tanpa menyadari bahwa dibalik konsekuensi itu terdapat hal positif yang dapat kita petik. Tentunya bukan untuk memperbaiki masa lalu tetapi sebuah pelajaran untuk melanjutkan perjalanan. Mungkin seperti ini gambarannya: Kalau gw dulu tetep nekat ngambil kuliah desain grafis (Arsitek), mungkin gw sekarang udah jadi ilustrator ato minimal in-house designer lah.
Kalau gw dulu nggak Hijrah ke "Aceh Timur" untuk mengikuti Test CPNS, mungkin gw gak akan mengalami hal-hal "ajaib" disini.
Itulah contoh pilihan-pilihan yang gw ambil dimasa lalu. Pilihan yang membuat gw jadi "gw yang sekarang". Jelas pilihan-pilihan diatas adalah pilihan yang berat buat gw. Bukan pilihan yang gw inginkan. Apakah gw menyesal?? Enggak...!!! Karena gw nyadar pilihan-pilihan itu adalah pilihan terbaik yang bisa gw ambil saat itu dengan semua konsekuensi yang melekat. Kalo gw tetep nekat kuliah desain grafis, gak ada jaminan gw bakal bisa lulus. Bisa-bisa gw DO gara-gara ortu gw gak kuat biayain.dan akan lebih tragis kalau mimpi gw berakhir di tengah jalan. Itu konsekuensi yang gw antisipasi. Dan hasil dari pilihan gw, ya gw sekarang seperti ini. Pegawai Negeri. Gw mensyukuri pilihan ini yang sebelumnya gw gak bayangin sama sekali.
Kedua, Gw milih Aceh Timur sebagai daerah penempatan gw meskipun ini bukan pilihan utama gw. Dari awal gw menyadari ini. Tapi gw milih Aceh Timur saat itu karena Aceh Timur masih relatif dekat dengan Kampung gw, (saat itu! sekarang entah masi dekat, hehehe). Ini adalah pilihan yang paling masuk akal buat gw. Dan akhirnya.. Disinilah gw. Di Aceh Timur. Kalo gw ga milih Aceh Timur, mungkin sekarang gw akan berada di daerah lain yang justru gak ada di bayangan gw.


Komentar
Posting Komentar