Sapaan rembulan malam yang berbinar kala itu
Laksana bias permata yang terus menghibur jiwa-jiwa yang telah lelah
Begitu juga yang aku rasakan
Karena aku mulai bosan dengan sejuta penantian
Aku telah muak pada ketidakpastian
Aku sungguh letih dengan bayang-bayang kesedihan
Sepinya malam membuat desah angin sembari berkata tentang kegalauan hatiku
Ia bisikkan berjuta kenangan bahagia
Kenangan penuh suka dan duka cita
Kenangan yang akan terus menemani perjalanan kehidupan
#POETRA JOEANG#
Laksana bias permata yang terus menghibur jiwa-jiwa yang telah lelah
Begitu juga yang aku rasakan
Karena aku mulai bosan dengan sejuta penantian
Aku telah muak pada ketidakpastian
Aku sungguh letih dengan bayang-bayang kesedihan
Sepinya malam membuat desah angin sembari berkata tentang kegalauan hatiku
Ia bisikkan berjuta kenangan bahagia
Kenangan penuh suka dan duka cita
Kenangan yang akan terus menemani perjalanan kehidupan
#POETRA JOEANG#
Komentar
Posting Komentar