memertawai masa laluku

nasib awak ini menyedihkan kali lah ya..”

“Selalu suka sama cewe yg banyak orang suka”

“Padahal kadang tu cewe ga terlalu cantik”

“Rasanya aku pengen marah-marah”

“Kenapa selalu gitu…”

“Aku makin bingung sama perasaan ini..”

“Mungkin lebih baik memang ga usah ada wanita yg singgah di hati ini”

“Biar rasa sakit ini ga pernah ada”

Bercermin pada diriku, aku sekarang menikmati kekecewaan yang dulu pernah tertoreh. Ada banyak pesan yang disampaikan Tuhan dalam banyak episode tiap detik hidupku.

Ah, semoga saja menjadi hal yang indah dalam hidupmu teman. Walau itu sebuah kekecewaan cinta atau mungkin sebuah akhir bahagia nan abadi.

Terkadang kita berhenti memandang pada detik ini, padahal setelah detik ini, detik berikutnya akan terus datang dan berlanjut. Menyikapi dewasa dan menerima sebagai sebuah ketentuan manis adalah lebih baik, mungkin bisa jadi kekecewaan yang kita anggap pada detik ini adalah awal berkah bagi detik berikutnya. Hanya saja kita belum tahu ketika semua itu masih menjadi rahasia.

Ahhh…. lagi-lagi,

Komentar