SAHABATKU YANG SUKSES..


saat aku buka FB dan melihat beberapa status temen2 , berikut adalah cuplikanya...

"Hujan mengiringi langkahku mengais sesuap nasi. Mg mnjd berkah n rahmat buat aku dan keluargaku, Aamiin."

"Alhamdulillah bebas lembur.."

"Kejenuhan dapat Membuat Terhambat-a Kemampuan Berpikir..."

"Istri Bos cantik juga.."

beberapa status di atas mungkin sedikit gambaran dari apa yang tengah temen2 aku kerjakan saat ini, ato dengan kata lain mereka sekarang sudah bekerja di institusi, yang entah karena apa hal itu membuat aku minder tingkat tinggi.

Kenapa aku harus minder ? well, perlu kalian ketahui bahwasanya cita2 aku dari masih jadi orok dahulu kala adalah ingin menjadi seorang eksekutif muda atau orang muda yg naek kereta api kelas eksekutif. Cita2 mulia itu masih terpatri dengan angkuhnya di lubuk hati aku nan suci ini, tapi sampai detik ini pun hal itu belum pernah aku capai, ibarat pepatah maksud hati memeluk gunung apa daya tangan kudisan (hahahahahaha,,, sadis banget)...Dan kenyataan ini membuat aku terlihat lebih hina dibanding mereka (temen2ku) yg telah bekerja di pemerintahan/swasta, berkostum rapi dengan dasi, dan terlihat begitu tampan di photo profil FB mereka. Bandingkan dengan aku yang masih betah menyandang gelar MAHASISWA tanpa tujuan hidup.

Tapi nggak selamanya aku merasa hina jika dihadapan mereka, coz aku meyakini Tuhan punya banyak rencana bagi manusia, termasuk kepada aku dan temen2ku. Mungkin satu saat aku merasa iri pada temen2ku, tapi ada saatnya juga aku harus mensyukuri apa yang telah aku punya saat ini. aku yakin saat temen2ku sedang gundah gulana gara2 kerjaan belum beres, aku lagi asyik banget mainin bulu ketek yang entah karena apa terlihat lebih lembut pada jam kantor. Ato mungkin disaat aku  lagi enak ngiler kerana mimpi basah di samudera pasifik, di tempat lain temen2ku sudah mulai  sibuk karena telat bangun utk ke kantor. Intinya adalah semua orang pasti melihat tingkat kesuksesan orang lain serta membandingkan dengan apa yg telah dia raih dan hasilnya orang lain selalu tampak lebih hebat. Teori ini dapat disangkal jika kalian sudah sedikit banyak menguasai ilmu SYUKUR...dengan ilmu ini perasaan iri atau merasa lebih rendah hapus dengan sendirinya.

Btw, di bagian akhir dari tulisan ini aku menunjukan beberapa temen2ku yang telah sukses meneruskan cita2ku sebagai eksekutif muda nan gagah rupawan...salut buat kalian Bro ^^

Ismat Razi, kini bekerja di sebuah perusahaan Kontruksi

Zulfan, Pegawai Negeri Sipil di BKSDA Lauser

Putra Adha, S2nya Di negeri Jiran

Reza Rasyidi, Di perhotelan Brunai Darussalam
M. Fauzan Febriansyah , Sekjend Garda Nasdem

Muhammad Ichsan , PNS Guru di Samar Keling Bener Meriah

Dadi Dartija, Sang Dosen

Poetra Joeang, yang masih betah dengan Mahasiswanya
Chandra Darusman, Pengacara

Komentar